17 Nov 2014

Rumah di Tengah Perang

02:51 3 Comments


 
Foto diatas adalah tragedi Simpang KKA yang memakan banyak korban jiwa. Sumber disini.


“Suci, kamu orang Aceh ya? Kok sudah lama sekali nggak pulang? Jangan begitu dong, setidaknya setiap kali ada kesempatan, kamu pulang.”

Kata seorang bapak di kantor saya sore itu.

Kalimat yang sebenarnya biasa saja, namun membuat saya terdiam.

Karena pertanyaannya kemudian, pulang kemana?

Ingatan saya melayang. Jika dipikir-pikir sudah bertahun-tahun saya tidak pernah melihat bangunan yang saya sebut rumah itu. Ah, tapi entah juga bangunan itu masih bisa disebut rumah saya atau bukan, karena kabar terakhir dari salah seorang teman di kompleks perumahan yang sama, rumah saya di Kompleks Kertas Kraft Aceh (KKA) di Nissam, Aceh Utara itu kini telah hancur dijarah. Entah juga kepemilikannya kini atas nama siapa, karena rumah dinas itu ditinggal begitu saja saat kami ‘kabur’ darisana.

14 Nov 2014

Manusia, Ujian, dan Perbaikan

02:34 2 Comments


sumber disini


  Terkadang saat kita diuji, diberi permasalahan, atau diberi rintangan cobaan, kita lebih memilih untuk berpikir “mengapa ini terjadi pada saya?”

Padahal terkadang Allah menurunkan suatu cobaan dan kesulitan dengan porsi yang sudah ditakarNya agar setelah lulus nanti, kita jadi manusia yang lebih baik. Allah toh bukan Kementerian Pendidikan yang bisa salah mengirimkan soal ujian anak SMA pada anak SD. Dia tak akan pernah keliru dan salah, karenanya ujian itupun pasti dirancang sedemikian rupa bagi kita.

Akhir-akhir ini saat diuji atau menemui masalah, saya banyak sekali berpikir. Semakin banyak masalah, semakin kencang ibadah. Sungguh benar, ibadah itu bukan untuk Tuhan, tapi manusia yang membutuhkannya. Setiap kali merasa hancur, lelah, atau putus asa, cukup dengan mengangkat tangan dan plung, saya lega. Padahal uneg-uneg belum keluar, tapi kehadiran Allah itu begitu terasa.

27 Jul 2014

Resep Salmon Rawit Belimbing

18:00 0 Comments

Alkisah tadi saya mau beli daging di Giant, namun setelah mutar-mutar untuk membandingkan harga dan kualitas, apadaya hati ini  justru jatuh cinta pada potongan ikan salmon segar di konter seberang. Lagipula bayangkan aja makan nasi panas dengan ikan super pedas. Nyamm! Terbit air liur saya saat membayangkannya. Hihihi.

Terus, saya kira salmon murah. Ternyata oh ternyata 3 piece begini harganya 35 ribu.


Mashed Potato dan Chicken with Creamy Mushroom Sauce

16:13 0 Comments

Hayho, Readers!

Setelah kemarin masak Mashed Potato dan Thai Chicken Stew, bahan-bahan yang ada masih sisa banyak. Dan karena saya nggak punya kulkas (sedih deh, kapan ya bisa beli kulkas mini gitu), tentu ya harus cepat-cepat dimasak sebelum bahannya jadi gak enak.

Nah, masalahnya untuk makanan sahur ini kan kita harus milih-milih. Ga boleh yang terlalu banyak bawang, pedas, atau asam karena bisa ganggu ibadah puasa. Maka saya bingunglah mau bikin apa.

Lalu saya putuskan bikin Mashed Potato lagi untuk sahur. Maklum lagi ngurangin nasi putih biar badan kembali berbentuk. Lagipula kentang kan bikin kenyang lebih lama. Terus Mashed Potatonya disandingkan sama apa yang enak dan juga bervitamin?

25 Jul 2014

Resep Mashed Potato with Broccoli dan Thai Chicken Stew

18:00 0 Comments


Akhir-akhir ini saya ngidam mashed potato.

Tapi, mau beli di Restaurant juga mikir-mikir, karena untuk makanan yang (sesungguhnya) sangat sederhana ini, harganya bisa sama dengan duit jatah tiga kali makan siang. Apa banget kan? Padahal ini cuma kentang yang dihalusin gitu doang (dan kentang harganya di pasar bisa seribu sebiji kalo jago nawar!)

Jadi kemudian saya memutuskan masak sendiri.

Sebenarnya kalau mau masak, saya lebih prefer menu-menu Asia karena saya sangat doyan cita rasa pedas, manis, dan tentunya asam. Namun karena kali ini saya mau bikin mashed potato dan tidak sanggup beli daging untuk steak di momen masa-masa lebaran ini, akhirnya saya memilih memadukan mashed potato dengan chicken stew.

6 Jul 2014

Memaafkan untuk Menyelamatkan

03:19 1 Comments
 Ada yang menarik saat saya berselancar di internet saat subuh tadi. Dalam salah satu artikel di situs-situs Islami yang saya baca sembari menunggu kantuk datang setelah shalat Subuh, ada keterangan bahwa dalam Al-Quran, tak ada perintah untuk meminta maaf.

Lah kok bisa? Saya juga baru tahu.

sumber disini

Agak aneh mengetahui bahwa tak ada perintah meminta maaf dalam Al-Quran yang lengkapnya ampun-ampunan itu. Akhirnya dari satu artikel tersebut, saya berselancar ke artikel-artikel lain demi memperdalam pengetahuan ini (maaf yah, untuk sementara bergurunya di Internet hihihi).

24 Jun 2014

GOT Season 4: Kemegahan, Brutalitas, dan Peliknya Cinta

01:22 1 Comments
 Akhirnya weekend ini saya nonton Games of Throne Season 4 jugak! Aaakk!

Ah, kebahagiaannya tak terperi. Begitu juga dengan rasa gemas, kesal, ngeri, sedih, dan penasaran yang kemudian mengikuti. Setelah begitu lama menunggu Season 4 ini keluar, rasa penasaran yang kemarin kembali dijawab dengan rasa penasaran lainnya akan kelanjutan kisah yang diangkat serial novel dari A Song of Ice and Fire ini.

Yang paling saya tunggu tentu matinya Joffrey. Oooh I love that scene! Susah untuk menahan sorakan gembira saat ia mati dengan penuh ironi di pangkuan ibunya, di tengah-tengah acara pernikahannya sendiri. Dengan demikian karakter paling dibenci di GOT mati sudah. Kayaknya G.R.R Martin memang pilihan wedding organizer terburuk yang pernah ada. Ini kedua kalinya pernikahan dalam GOT yang berakhir sebagai tragedi mengerikan. But who cares? That son of a bitch die, thanks Seven-Gods. Hanya saja misteri siapa-yang-memasukkan-racun-ke-gelas-wine-Joffrey masih belum terlalu jelas. Memang racunnya diambil dari kalung Sansa, dan banyak pihak yang terlibat dalam upaya pembunuhan ini. Tapi orang yang benar-benar memasukkan racun ini belum diketahui.

sumber disini

18 Jun 2014

Biar Pilihan itu Semesta yang Tentukan

12:23 2 Comments
Sumber Gambar Disini

“Kamu mau datang ke pernikahannya Gavin?”

Perempuan itu mendengus dan melirikkan ujung matanya. “Itu pertanyaan atau ejekan?”

Ares tidak melanjutkan, namun terus menatap Helena—perempuan itu—dengan pandangan yang sulit ditebak artinya. Helena menunggu, lalu kembali mengalihkan pandangannya melampaui jendela, menatap  pemandangan Jakarta ketinggian lantai 27, dan menghisap rokok Malioboro merahnya pelan-pelan.

“Dia membatalkan pernikahan kami untuk perempuan lain.” Perlahan, Helena berucap dengan bola mata yang tetap menatap jalanan sibuk di bawah mereka. “Dan aku tidak perlu datang ke tempat itu untuk sok menunjukkan kebesaran hati karena sudah dicampakkan tepat sebulan sebelum pernikahan.”

“Tapi, Na… Kamu tahu dia tidak punya pilihan…” Ares nyaris berbisik.

22 Apr 2014

Aria

22:32 4 Comments
sumber gambar disini

Aria, sudahkah sampaikah salamku padamu? 

Salam yang kutitipkan pada angin semilir kesukaanmu sore lalu?

Ya, aku tahu, kau tak perlu lagi mengataiku dungu. Harusnya kusampaikan sendiri padamu, setiap inchi dan seluk beluk perasaanku. Bagaimana bisa aku menitipkan hal sepenting kejujuran hati kepada angin, sahabat yang terlalu sibuk mondar-mandir tak tentu? Tapi tentunya kau pun tahu, untuk mengangkat wajahku di depanmu-pun saat ini aku tak mampu.

Sakitkah Aria?

20 Mar 2014

Perempuan dan Romantisme Teroris

23:49 0 Comments
“There are the women who are completely on our side. 
Those who are wholly dedicated and who have accepted our program in its entirety. 
We should regard these women as the most valuable or our treasures. 
Without their help, we would never succeed.”

sumber disini

Setuju jika tulisan diatas digolongkan romantis?

Jika dinilai dari kata-katanya, sepertinya sih penulisnya ini seorang pujangga sejenis Shakespeare, atau malah pria yang feminis, yang benar-benar mengerti dan memahami arti pentingnya perempuan dalam hidupnya, ya?

Dari penggambarannya mengenai perempuan yang dinilainya sebagai ‘yang paling berharga’ dan bahkan ‘harta karun’ itu, kebayang tentunya, betapa klepek-klepeknya perempuan yang dihadiahi kata-kata itu.

Dan gimana kalau kemudian saya beri tahu anda bahwa tulisan itu adalah milik Sergey Nechayev, seorang penjahat kelas kakap di era 80-an yang bahkan membuat Tsar di Rusia menggigil ketakutan?
Daisypath Anniversary tickers