1 Des 2012

Kebenaran Mutlak Itu Tidak Ada

10:26 5 Comments

Realitas itu sesuatu yang direkonstruksi. Realitas, terbentuk dari perspektif kita masing-masing. Karenanya, sulit untuk menentukan kebenaran absolute. Karena dalam dunia yang penuh oleh perspektif dan realitasnya masing-masing, dunia adalah abu-abu. Tidak ada yang putih atau hitam mutlak.

Seperti itulah gue memandang lingkungan gue.

Setiap orang boleh berpendapat. Mengatakan apapun. Melakukan apapun.

Tapi gue ga boleh menganggap itu sebagai kebenaran atau kesalahan mutlak. Tidak boleh, karena tidak ada kebenaran mutlak, kecuali lo Tuhan.

Otherwise, lo bisa menyebut itu sebagai realita. Realita dari perspektif lo.

Realita akan selalu benar, tapi belum tentu realita lo juga dianggap benar oleh orang lain. Karena orang lain memandang realita dari perspektifnya sendiri.

30 Nov 2012

We Are All Guilty of Something

15:02 4 Comments

“What we do for ourselves dies with us, but what we do for others and the world remains and is immortal.” Albert Pine



Dalam episode 14 Riding The Lightning, Criminal Minds Season 1, gue mengenal tokoh Sarah Jean.

Entah siapa yang memerankan tokoh Sarah Jean di episode ini, karena film yang gue tonton terpotong. Tapi harus diakui, aktris ini mampu memerankan seorang ‘Sarah Jean’ dengan luar biasa.

Episode ini sendiri menceritakan tim BAU yang mendapat permintaan untuk menginterogasi pasangan Jacob dan Sarah Jean, yang divonis mati karena telah membunuh 12 gadis dan anak mereka, Riley. Interograsi ini dirancang untuk mengetahui apakah ada korban lain yang belum diketahui pihak berwenang.

27 Okt 2012

Idiot

10:38 11 Comments


“If you don’t want to tell me exactly what you’re doing, 
when I’m asked, I don’t have to lie. 
But don’t think of me as an idiot.” 
Lucius Fox – Batman Begins (2005)

Yeah, cobalah saja perlakukan saya seperti seorang idiot, perdayai saja sesuka anda, dan mari lihat siapa yang akan dibodoh-bodohi pada akhirnya J

16 Okt 2012

Hilang

01:39 3 Comments
PuisiNabbila - Hilang by sucinabbila



Aku dipaksa kembali ke titik ini…

Sementara orang lain menari dengan begitu indah

Bergelimang cinta yang memewah…

Aku dilumpuhkan, dipaksa kalah…

Hingga akhirnya… aku menyerah…

15 Okt 2012

Ini Dia Kata Lelaki Soal Perselingkuhan!

00:01 29 Comments

“Kenapa sih dia selingkuh, padahal cewenya cakep gitu, baik lagi… Lah selingkuhannya? Ga cakep-cakep amat tuh!”

“Habis dia-nya memang brengsek sih! Kurang apa sih cewenya?”


sumber gambar disini

...adalah pertanyaan dan jawaban yang paling sering gue denger dari teman-teman cewek kalau sedang menggosip mengenai perselingkuhan. Nah, kalau begini, ujung-ujungnya cowo hanya dipandang sebagai ‘makhluk brengsek’ yang ‘nggak punya perasaan’ dan ‘suka seenaknya’ aja kan?

Padahal dari 15 narasumber gue, tidak semuanya berselingkuh karena memang ‘brengsek’. Gue malah menilai bahwa sebenarnya sebagian besar dari mereka merasa bersalah dan memang butuh sharing mengenai pemikiran dan perasaan mereka yang sulit diungkapkan, nggak seperti cewe yang memang sudah menjadikan ‘curhat’ sebagai agenda.

Well, memang ada yang punya habit sebagai peselingkuh. Tapi sebagian besar justru berselingkuh karena ‘alasan emosional’ lhoo!

6 Okt 2012

Mendobrak Anggapan Poligami Yang Keliru

23:23 18 Comments


sumber gambar disini

Gue akui gue bukan orang yang religius.

Tapi sebagai orang Islam, gue selalu yakin bahwa seluruh isi Al-Quran adalah kebenaran mutlak yang tidak mungkin salah. Wong Al-Quran itu fresh from the Creator of Universe gitu kan. Jadi ga mungkin kalau kebenaran mutlak itu sampai memviktimisasi, memihak satu sisi, apalagi membuat pihak-pihak tertentu menderita.

Yang ada, menurut gue, tanpa bermaksud menyinggung siapapun, ayat-ayat Al-Quran-lah yang ditafsirkan sesuai dengan ego manusia. Diputar balikan, dicomot tanpa melihat keadaan atau latar belakang ayat-ayat itu diturunkan, untuk membenarkan perbuatan serakah manusia.

Termasuk, mengenai salah satu perdebatan universal soal Poligami.

How Could You - The Triangle

19:14 0 Comments



How Could You – The Triangle

For all the things that you said
For all the lines that we played
For all the very best dates
How could you do this to me?

Absurditas Cermin

09:44 2 Comments

sumber gambar disini

“Seharusnya memang tidak pernah disampaikan, ya…”

“Itu lagi. Toh sudah terjadi. Mau kamu ulang lagi juga nggak akan bisa, kan?”

“Iya…”

“Sudahlah. Pikir diri sendiri saja dulu. Muka pucat begitu, magg kambuh, migraine kumat… Sudah tahu nggak bisa terlalu stress. Sembuh dulu sana, gak usah mikir macam-macam! Kalau kamu mati memangnya yang perduli siapa?”

 “…”

28 Agu 2012

BACK TO THE PAST [Suci Nabbila]

01:34 22 Comments

"Yang Selalu Ada"


Hipnotis regresi.
Dari sudut pandang dan kacamata logis manapun, Leia sudah menetapkan bahwa permainan yang tengah dilakoni oleh beberapa orang sahabatnya ini sejenis omong kosong.
Konyol.
“Intinya, ini bukan jenis hipnotis yang sama dengan yang biasa dipakai penjahat untuk menipu.” Agasha—mahasiswi tingkat akhir Fakultas Psikologi yang tengah jadi pusat perhatian itu berkata lagi, memancing tawa dari audiens-nya. “Bagi kalangan psikiater, ini salah satu terapi untuk menyembuhkan pasien. Hipnotis regresi ini memungkinkan kita untuk mengingat masa lalu kita.”
“Memang sudah ada buktinya kalau ini semua ilmiah?” Leia tidak bisa menahan lidah.

27 Agu 2012

Perahu Kertas

20:03 20 Comments
sumber gambar disini


Akhirnya kesampaian juga gue nonton Perahu Kertas \(ˇ▽ˇ)/

Awalnya nyaris nggak jadi lho, soalnya si pacar yang alergi sama film genre romance plus film Indonesia sempat pingin ngabur buat nonton Step Up. Tapi Alhamdulillah, dengan berbesar hati si pacar bersedia berkorban dan ngalah sama gue. huweee, makasi ya sayang.

Diangkat dari novel karya Dewi Lestari dan disutradarai Hanung Bramantyo, gue sudah menduga bahwa sekalipun genre-nya romance (iya, sebenarnya sama dengan si pacar, gue gak terlalu doyan sama film romance) dan film Indonesia (bukannya ga nasionalis, tapi menurut gue baru sedikit film-film kita yang bener-bener ‘bagus’)—Perahu Kertas sama sekali nggak mengecewakan.
Daisypath Anniversary tickers