8 Des 2011

Tales of Nure-Onna (Part 1)

09:03 3 Comments

sumber ilustrasi disini



‘Kau melakukan kesalahan bodoh, Uroko.’

Aku tak berani mengangkat wajah untuk memandang Ayahku. Bahkan dari jarak sebegini jauhnya aku tahu ia memancarkan kemarahan sekaligus kepedihan. Dari pergerakan ekornya yang resah, aku tahu—mungkin justru sudah tahu sejak dulu—bahwa Ayah tak mungkin bisa menyelamatkanku kali ini.

Sebagai Putri di Klan Naga Air, aku sudah melakukan kesalahan yang sangat, sangat besar.

 ‘Jatuh cinta dengan manusia, bahkan membawa anak manusia itu di dalam tubuhmu?? Bagaimana kau bisa melakukan hal seperti ini, Uroko? Perbuatanmu tak bisa ditolerir!’

Suara Ayah menggelegar, namun bergetar. Aku tahu ia tak mungkin tega menjatuhkan eksekusi mati bagiku. Ia tak bisa. Lalu bagaimana? Apakah ia akan mengirimku kembali ke dunia manusia untuk mati perlahan?

4 Des 2011

Kisah China Kuno: Putri Anggrek Yehonala

23:28 17 Comments

Foto yang diambil oleh wartawan barat sebelum Anggrek wafat.
(sumber gambar disini)



Hooowdy, readers!

Kali ini gue mau bahas soal kisah China kuno ah. -____- mungkin seharusnya gue kuliah di Jurusan Sejarah alih-alih Kriminologi Universitas Indonesia yak. Tapi ini kan hobi. Ini hobihh! Jadi ga papa dong kalo gue suka sama yang kuno-kuno (tapi si pacar bukan produk kuno yak! -____-) #abaikan #getokkepalasendiri

Gue jatuh cinta sama kisahnya Yehonala. Tau Yehonala? Tau? Kalo ga tau sini yuk kenalan #bawakekuburan

Jadi, readers, Yehonala itu sebenarnya nama marga salah satu keluarga berdarah Manchu. Hanya saja di kisah ini, Yehonala yang dimaksud merujuk pada Putri Yehonala yang memiliki nama kecil “Anggrek”—seorang selir (yang nantinya menjadi permaisuri dan ibu suri) di era Dinasti Ch’ing yang menjadi sosok fenomenal, bukan hanya di China, namun di seluruh dunia.

Keren yak. Yuk kita mulai aja kisahnya si Anggrek

Movie : Yes or No (2011)

15:03 27 Comments

sumber gambar disini



Sore ini, gue baru saja selesai menonton film Thailand bertemakan lesbian yang berjudul ‘Yes or No’.

Mungkin sebagian besar masyarakat kita masih anti dengan homoseksual kali ya. Tapi gue pribadi menganggap kisah cinta mereka sama wajarnya dengan yang heteroseksual, bahkan mungkin lebih menarik. 

http://eemoticons.netGue pernah nangis saat baca komik ‘Jungle Boy’ yang salah satu kisahnya menceritakan tentang perjuangan berat dua cowok super-tampan yang berusaha lari dari kenyataan bahwa sebenarnya mereka berdua saling cinta. Untungnya, endingnya happy walau agak gantung.

Mungkin banyak yang merasa agak jijik dan ini agak konyol. Kalau geli sih masih wajar, tapi kalau sampai membenci dan memusuhi, hmm.. itu konyol menilik kita hidup di era dimana pengetahuan sudah bisa menjelaskan bahwa banyak dari mereka yang terlahir demikian, bukannya memilih menjadi homoseksual.

3 Des 2011

Kisah Jepang Kuno : Jirou dan Tayuu

20:23 0 Comments

sumber gambar disini

Howla, Readers.

Ini mungkin bukan pertama kalinya gue membahas soal kisah cinta, tapi ini adalah kali pertama gue bercerita soal kisah cinta yang diambil dari sejarah Jepang Kuno.

Well, mungkin karena terpesona novel Shike dan Hikayat Genji—walau keduanya fiksi—gue jadi penasaran dengan eksotisme Jepang kuno. Gue lebih memilih kisah yang berdasarkan sejarah karena seru banget ngebayangin kalau orang-orang yang ada di dalam kisah itu memang pernah hidup beratus tahun yang lalu, dan kisah cintanya abadi hingga sekarang.

Nah, pada edisi kali ini, gue akan bercerita soal kisah cinta berbeda kasta dari akhir zaman Heian antara Hatakeyama Jiroushigetada (namanya buset panjang amat) dan Tayuu si Pelacur.

Dia dan Luka (1)

14:22 0 Comments
sumber foto di sini


Sosoknya sendiri adalah hal yang fenomenal.

Setiap kali ia melintas, ia menimbulkan gelombang dengungan penuh bisik pada orang yang dilewatinya. Ia seperti meninggalkan semacam ekspresi hebat berupa kengerian yang sarat, serta rasa miris yang teriris di setiap lekuk wajah mereka yang melihatnya.

Seperti tengah memandangi karya indah yang tak sengaja cacat, seperti memandangi pemandangan indah yang ternoda.

Karena dia adalah perempuan yang luar biasa cantik—seandainya, bekas luka mengerikan itu tak melintang dari pelipis kanan wajahnya, lurus hingga melintasi garis dagunya. Sosoknya begitu memikat dan menimbulkan banyak iri dan kekaguman—andai saja luka itu tak ada di wajah seindah itu.

“Astaga. Seperti menyaksikan lukisan Monalisa yang dilempari kotoran.”

25 Nov 2011

Ketika Semuanya Berakhir

09:59 3 Comments
sumber foto disini

Ketika semuanya berakhir,
dan engkau harus belajar menutup matamu dari orang-orang terkasih
belajar berhenti menghirup kesakitan dan menghembus kelegaan
belajar menerima kegelapan yang lebih kelam dari duniamu sendiri
Saat itulah kau sudah tahu pasti, bagaimana rasanya menjadi senja

20 Nov 2011

Langit Bewarna Biru; Salah Siapa?

21:17 4 Comments



“Kenapa ya, langit warnanya biru?”

Pertanyaan ini, bagi sebagian besar orang—adalah jenis pertanyaan sederhana yang untuk menjawabnya NAUDZUBILE susahnya -___- dan sebagai seseorang yang berpendidikan, pastinya jayus dong ya kalau anda menjawab “Takdiiir..” (dengan muka polos nan suci) atau “Hanya Allah yang tahu…” (dengan wajah yakin penuh tekad).

Jadi yah, daripada nanti anda kagok ditanyai anak SD kenapa langit warnanya biru, berikut ini akan gue sajikan artikel mengenai penjelasan mengapa langit bewarna biru! J

19 Nov 2011

92 Hari Mencari Hati (1)

17:59 4 Comments


“Hey ganteng, bangunlah. Ini ada cake dengan banyak lilin di dekat pintu kamarmu. Hari ini kamu ulang tahun, ya?”

Suara itu membangunkannya. Rangga berguling di atas tempat tidur dan meringis saat sakit di kepalanya menyerang. Ia membuka mata dan menyadari bahwa seperti halnya kesadarannya—kedua matanya belum berfungsi sepenuhnya. Seluruh tubuhnya terasa sakit dan rasa mual di perutnya begitu menyiksa. Bahkan usaha untuk menggapai jam beker di samping tempat tidurnya pun menjadi perjuangan yang begitu berat.

Bagaimana bisa ia baru saja terbangun saat waktu sudah melesat senja dan mataharipun bahkan sudah akan turun lagi?

Rangga mencoba duduk dan mendapati seorang perempuan tengah santai merokok di dekat pintu kamarnya, dan memakai sesuatu yang mirip sekali dengan t-shirt kesayangannya.

“Siapa lo??” bentak Rangga kaget.

17 Nov 2011

Si Gila Ingin Kawin

13:06 3 Comments


“Mbak, aku mau kawin.”

Mbak Titi bengong. Menatapku dalam. Lama. Tercengang habis-habisan. Ia terlihat kaget seperti habis melihat wewe gombel.

Lalu, tiba-tiba saja otot di wajah cokelat itu berubah. Mbak Titi seperti kesakitan, padahal tidak tertimpa lesung. Jadi seperti mau menangis, persis seperti saat bapak dan ibu meninggal. Alisnya bertaut seperti garis batik. Lalu, perlahan mbak Titi menangis, kenceeng sekali seperti geledek.

“Oalah, kenapa tho Mbak?”

Mbak Titi masih menjerit-jerit seperti orang gila. Merosot ke lantai tanah dan memukul-mukul tanah hingga pecah. Tak diperdulikannya masakannya yang mulai gosong di atas panci. Ia sibuk melolong seperti anjing hutan, memanggil bapak, ibu, hingga mbah uyut. Bingung aku dibuatnya.

16 Nov 2011

Movie : Sunny (2011)

08:37 10 Comments

Hai readers ^^ lama ga jumpa.

Saat ini gue lagi terserang stagnan-nulis. Punya idepun, tetap nggak bisa dituangkan dalam kerangka yang logis. Alhasil kalau kalian melihat entri baru blog gue mulai jarang-jarang serta tonggos seperti gigi-nya Suneo #apadeh mohon maaf lahir batin ajalah ya. Nanti kalau gelora nulis gue kambuh, pasti anda bakal sering-sering dibanjiri entri blog baru lagi.

Kali ini gue mau membahas sesuatu yang mudah saja : gue baru menonton film yang bagus, dan gue tergilagilaaa~aaa.



Film yang ini berasal dari Korea Selatan yang baru aja rilis 2011 lalu, namun sudah menyedot begitu banyak perhatian. Sebut saja nama film ini, Sunny. -_____-
Daisypath Anniversary tickers