![]() |
| sumber gambar disini |
Seharusnya, dia hanya seekor makan malam untukku.
Dan seharusnya, untuk dia, aku adalah ‘musuh’ yang
patut dibasmi karena memangsa kaumnya.
Seharusnya, kami saling membenci dan memusuhi. Namun
entah sejak kapan—satu perjalanan Bulan tanpanya terasa begitu hampa. Dia
seperti air segar yang kubutuhkan, dan tanpanya akan terasa begitu menyiksa.
Bahkan perjalanan rutinku ke dasar samudra menjadi siksaan dan aku tak pernah
bisa sabar untuk segera kembali ke gua kami.
Setelah begitu banyak perjalanan Bulan yang kami
lewati bersama, aku terbiasa dengan Souichi. Terkadang aku menyelam ke kedalaman
laut untuk membawakannya rumput laut yang ia minta. Aku tak pernah mengerti apa
enaknya itu semua—seperti halnya Souichi yang jijik saat aku berkata aku
kelaparan dan ingin menghabiskan setidaknya satu manusia gendut.
“Kenapa kau tak mencoba hewan saja sih?” kata Souichi
satu ketika.






